Suatu ketika ada seorang anak yang mengikuti sebuah kejuaraan balap mobil mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab ini adalah babak final, sebuah babak dimana sang pemenang akan ditentukan. Dalam babak ini tersisa 4 orang, dan sekarang mereka maju untuk memamerkan kendaraan masing-masing, semua buatan sendiri, karena itu adalah aturannya.

Salah seorang diantara mereka bernama Bejo, mobilnya tidak istimewa, namun dia merupakan salah seorang yang masuk kedalam babak final tersebut. Dibanding peserta lain mobil bejo termasuk tidak begitu bagus, namun dia bangga dengan mobilnya, karena itu adalah buatannya sendiri.

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan, setiap anak sudah siap di garis start dengan kendaraan mereka masing-masing. Empat lintasan balap sudah siap dengan mobil dan pembalap kecilnya, lintasannya berbentuk lingkaran dengan pembatas jalur diantaranya.

Ketika lomba akan dimulai, Bejo meminta waktu sebentar kepada Juri untuk sekedar mengucapkan doa, Ia nampak berkomat-kamit sepertinya sedang berdoa kepada Tuhan, matanya terpejam dan tangannya bertangkup, lalu beberapa saat kemudian ia berkata “aku siap”.

Dooorr…. lomba pun akhirnya dimulai, dengan satu hentakan yang kuat ke-empat pembalap tersebut mendorong mobil mereka dengan kuat, semua mobilpun meluncur dengan cepatnya. Setiap orang bersorak-sorai mendukung jagoannya masing-masing. “Ayo cepat …. Maju…Maju….” terdengar terikan dari penonton….lomba hampir berakhir…dan sang pemenangpun harus ditentukan, dan Bejo lah yang kemudian dinobatkan sebagai sang juara, semua orang bertepuk tangan melihat kehebatan Bejo, dan Bejo pun kelihatan berkomat kamit lagi berdoa mengucapkan terima kasih.

Saat pembagian piala tiba, Bejo pun maju kedepan dengan bangga untuk menerima piala,  namun sebelum ketua panitia menyerahkan piala, beliapun bertanya kepada sang jagoan kecil, “Hai jagoan…kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan supaya kamu menang bukan ??”, kemudian Bejo menjawab, “Bukan tuan,..bukan itu yang tadi aku panjatkan”.

Ia lalu melanjutkan pembicaraanya, “Sepertinya tak adil untuk meminta kepada Tuhan, untuk menolongmu mengalahkan orang lain. Aku hanya bermohon kepada Tuhan, supaya aku tidak menangis jikalau aku kalah”. Semua penonton terdiam sebentar mendengar apa yang diucapkan oleh sang jagoan kecil tersebut, namun sesaat kemudian terdengar tepuk tangan yang meriah dari penonton yang memenuhi ruangan.

* Saduran dari sebuah ebook

Berandai andai adalah sebuah kegiatan yang bagi sebagian orang digunakan untuk menghabiskan waktu, tapi tidak semua andai-andai adalah hal yang berhubungan dengan kemalasan. Berandai-andai dapat juga kita gunakan untuk mengkoreksi diri kita, berikut ini contohnya :

“Anda Saja Nabi Muhammad Datang ke Rumahmu”

Andaikata Nabi Muhammad datang kerumahmu untuk sekedar mampir satu atau dua hari, tanpa kabar sebelumnya, apakah yang akan kamu lakukan untuknya ??

Akankah kamu sembunykan buku duniamu, dan kamu ganti dengan cepat semua isi rak dengan AlQuran dan Hadist serta buku-buku tentang agama??

Atau akankah kamu sembunyikan semua majalah-majalahmu dan kamu ganti dengan Kitab Suci Al-Qur’an yang telah berdebu karena telah lama engkau tidak membacanya bahkan jarang sekali kamu menyentuhnya.

Akankah kamu masih melihat siaran televisi yang memamerkan adegan-adegan tidak layak untuk ditonton, atau segera kamu matikan karena takut dilihat oleh Nabi??

Maukah kamu mengajak Nabi pergi berkunjung ke tempat yang biasa engkau datangi ??? ataukah dengan cepat rencanamu kamu ganti ??

Akankah kamu merasa bahagia jikalau Nabi berkeinginan memperpanjang masa tinggalnya bersamamu ?? atau kamu malah tersiksa karena kamu harus menyembunyikan banyak hal darinya ??

Jika Nabi tiba-tiba melihat apa yang kamu kerjakan, apakah kamu akan tetap melakukan pekerjaan itu ??

Akankah kamu akan bersikap serta berkata-kata seperti hari biasa ketika Nabi sedang tidak disampingmu ??

Tentu sangatlah menarik untuk diketahui apakah yang akan kamu/aku/kita lakukan “andai saja” Nabi Muhammad datang ke rumah kita….

Usiamu sama denganku saat ini ketika kita pertama bertemu.

Dan aku tahu pada detik itu pula engkau langsung jatuh hati padaku.

Tampak keceriaan yang tiada terkira ketika untuk pertama kalinya engkau menatap wajahku.

Maafkan aku bila telah merebut cintamu dari seorang laki-laki yang ternyata adalah suamimu.

Maafkan aku juga ketika aku tidak bisa membalas cinta melebihi dari apa yang telah engkau berikan kepadaku.

Namun ada beberapa hal yang harus engkau tahu, Aku juga menyayangimu, aku juga menghormatimu, aku juga mencintaimu karena aku juga tahu bahwa Surga berada dibawah telapak kakimu…..

I love you moom….

Katanya (1), hidup paling enak itu kalo kita menjadi orang yang beruntung.

Katanya(2), orang pinter itu kalah sama orang yang beruntung.

Katanya(3), kebanyakan orang yang beruntung itu adalah orang-orang pinter juga.

Lalu bagaimana untuk menjadi orang  yang beruntung itu?

Oke lah kita misalkan saja keberuntungan itu adalah suatu kejadian acak dan random ( kayak pelajaran probabilitas dan stokastik saja…), karena kemungkinan besar keberuntungan jatuh pada orang-orang yang pinter maka hal pertama yang harus kita lakukan untuk mendapatkan keberuntungan adalah menjadi orang pinter lebih dulu.

Lalu bagaimana orang itu bisa disebut pinter ? menurut riwayat orang pandai/pinter adalah orang yang selalu ingat mati, sehingga dengan begitu dia akan selalu menjaga tindak-tanduknya bertujuan untuk mengejar suatu target yang tidak hanya target jangka pendek, tetapi target jangka panjang, sebuah target yang memang sudah di buat oleh Sang Maha Pencipta untuk kita ikuti.

Lalu apakah dengan hanya mengingat mati kita sudah tergolong orang yang pinter ? Tentu saja tidak itu adalah sebuah awal, sebuat titik yang harus kita lewati untuk menjadi orang pinter.

Lalu bagaimana caranya mengingat mati ? Untuk mengingat mati biasakan hidup ‘kasar’, dengan begitu Anda akan mengingat mati. Kasar disini bukan berarti kita hidup serba kekurangan tapi bisa dikatakan juga hidup sederhana dan tidak berlebih-lebihan, serta tidak memandang harta sebagai tolak ukur keberhasilan seseorang.

Dan setelah Anda melewati itu semua dan Anda belum juga merasa menjadi orang yang beruntung, maka sadarkanlah diri Anda karena pada tahap ini Anda sudah menjadi orang yang beruntung, karena anda sudah tau kemana harus melangkahkan kaki Anda….

Nyaman adalah kondisi idaman bagi sebagian besar manusia (atau bahkan hampir semua), namun begitu kita harus mengkritisi kondisi tersebut jika kita ingin berkembang, karena perkembangan itu identik dengan ketidak nyamanan. Berikut ini saya ceritakan satu kisah yang mungkin bisa dijadikan suatu gambaran mengenai ketenangan dan kenyamanan….silakan dinikmati ( maaf saya lupa dari mana saya dapat cerita ini…)

Orang Jepang adalah orang yang sangat teliti dan sensitif terhadap kesegaran daging ikan laut, mereka dapat merasakan daging ikan yang baru saja dipanen dari laut dan daging ikan yang sudah lama, untuk itu para nelayan di Jepang mengembangkan suatu metode untuk dapat membuat daging ikan tersebut tetap segar ketika sampai di daratan, karena seperti yang kita tahu bahwa nelayan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mengarungi lautan demi mendapatkan ikan. Nah untuk membuat daging ikan tetap frees, maka nelayan tersebut pada awalnya hanya menangkap ikan kemudian memberikan es serta garam pada ikan yang sudah ditangkap tersebut, namun pada kondisi ini orang-orang Jepang masih mampu merasakan perbedaan dengan daging ikan segar pada umumnya, sehingga para nelayan terus berfikir untuk mengembangkan metode yang baru.

Metode kedua adalah dengan membuat suatu kolam pada kapal mereka, sehingga ikan tersebut dibiarkan hidup dan ditempatkan di kolam tersebut sampai kapal berlabuh di darat, namun begitu orang-orang jepang masih saja merasakan daging ikan tersebut tidak segar dikarenakan ikan yang di dalam kolam tersebut tidak pernah bergerak sehingga dagingnya lembek dan kurang segar.

Metode yang terakhir ini merupakan metode pengembangan dari metode kedua, yaitu dengan menambahkan beberapa ekor ikan hiu kecil pada kolam tersebut, meski begitu nelayan juga tahu kalau hiu itu pasti akan memakan beberapa ikan yang ada di dalam kolam terebut namun jumlah ikan yang dimakan tentu saja tidak banyak, namun efek yang ditimbulkan yaitu ikan-ikan yang berada di dalam kolam tersebut bergerak terus dan terus sampai kapal berlabuh di pantai, sehingga pada saat kapal mendarat ikan yang didapatkan oleh pembeli adalah daging ikan segar sepertihalnya baru saja menangkap dari laut.

Semoga cerita tersebut bisa menginspirasi kita, khususnya bagi “yang merasa” sedang dilanda banyak masalah, karena dengan adanya masalah tersebut kita akan selalu segar dan dan mendapatkan banyak ilmu baru……

Aku akan segera bergabung ke masa silam alias akan dipanggil oleh Tuhan, Kata seorang kiyai pada suatu sore kepada santri-santrinya, aku akan segera berlalu, masaku akan segera dikuburkan, kamu sekalian akan segera memasuki masa peralihan dan anak-anakmu akan menjadi penghuni jaman baru yang dahsyat dan mengagumkan setelah masa yang kamu lewati.
Hamba mohon pak Kyai memberikan gambaran mengenai masa yang akan dilewati oleh anak-anak kami, kata seorang Santri kepada sang Kyai.Sang Kyai tersenyum, bahasa seperti itu adalah bahasa-bahasaku dan bahasamu yang nantinya akan terkubur bersamaku, kelak bahasa seperti itu sudah tidak dikenal lagi oleh anak-anakmu, hanya bahasa extacy, rap dan bahasa-bahasa yang makin tidak mengenal sopan santun.
kini berlatihlah untuk meninggalkan upacara dan jenis sopan santun yang diajarkan secara bertele-tele semacam itu, dan temuilah jenis kehidupan yang praktis, prakmatis, yang efektif dan efisien.
Kemudian karena engkau adalah bapak-bapak dari anak-anakmu kelak, dan jalan hidup baru itulah model utama yang engkau ajarkan kepada anak-anakmu, agar mereka sanggup berlari seirama dengan jaman yang mereka jalani. Cara hidupmu yang bertele-tele jangan engkau warisi dan wariskan kepada generasi dibawahmu, agar mereka tidak digilas oleh buldoser, sebuah mahluk baru yang esuk lusa akan segera lahir semakin banyak, jelas sang Kyai.
Kemudian Santri bertanya, Jenis mahluk apakah itu ya Kyai??… Sang Kyai menjawab, namanya “Al-Konglomerat”…mahluk apa itu gerangan pak Kyai??, susulan pertanyaan dari Santri lainnya, itu adalah sebuah mahluk yang satu kakinya berada dibelahan bumi timur dan satunya lagi berada dibelahan bumi barat.
Pak Kyai itu pasti sebuah mahluk semacam Gatot Koco yang berotot kawat dan bertulang besi, celetuk seorang Santri, Bukan anakku…jawab Sang Kyai, otot mereka bukan terbuat dari kawat dan tulang mereka bukan besi, otot mereka adalah jalan-jalan TOL, tulang-tulang mereka adalah gedung-gedung pencakar langit. Jadi kalau begitu mereka sangat kuat ya Kyai, tanya sang Santri, ya… benar mereka sangat-sangat kuat, jawab sang Kyai, maka katakan kepada saudara-saudaramu dan anak-anakmu, jangan sekali-kali melawan meraka sebelum menghitung kekuatanmu sendiri. Lalu pak Kyai seberapa kuat persisnya mahluk yang bernama konglomerat itu, tanya lagi dari seorang Santri, Konglomerat itu sangat kuat, jangankan hanya seorang Demang, seorang raja saja akan tunduk padanya, jawab Kyai.
Kalau begitu sangat ajaib ya Kyai…..celoteh sang Santri, tentu saja…jawab sang Kyai…kalau konglomerat meludah satu tetes air liurnya saja bisa berubah menjadi berton-ton supe*mie, kalau dia bersin akan mengeluarkan beribu-ribu virus, jelas sang Kyai….lalu kalau mereka batuk jadi apa Kyai??? tanya seorang Santri,..kalau mereka batuk akan jadi Mall, Supermarket dan Plasa-plasa mewah…tandas sang Kyai… Wah kalau begitu luar biasa sekali mahluk yang bernama konglomerat itu wahai Kyai,…lalu makanan mereka itu apa Kyai…kejar sang Santri…..makanan meraka itu sejenis jajan yang bernama rakyat kecil, jawab sang Kyai,…Kalau begitu akan aku ajarkan ilmu binatang pada anak-anaku wahai Kyai…lanjut sang Santri,….loh….loh…apa maksutmu dengan ilmu binatang ??? tanya sang Kyai…Ilmu keserakahan Kyai…jawab sang Santri….sang Kyai tertawa…….kemudian menjawab…dapat ilmu sesat dari mana kamu ini,..siapa bilang ilmu keserakahan itu milik binatang….???. Pak Kyai ini bagaimana?? pembelaan dari sang Santri,…sudah menjadi pengetahuan sepanjang masa bahwa yang dimiliki oleh binatang adalah kerakusan, kekejaman dan kekejian…tandas sang Santri….Sang kyai tersenyum….kemudian menjawab …. tidak ada binatang yang rakus, itu tidak ada…binatang itu selalu berhenti makan kalau sudah kenyang, tidak ada binatang yang sudah kenyang masih terus makan, manusialah yang terus makan meskipun sudah kenyang…manusialah yang tidak pernah merasa cukup meskipun sudah memiliki ribuan perusahaan, dan manusialah dan bukan binatang yang merasa kurang meskipun di tangannya telah tergenggam seratus pulau, meskipun sahamnya telah terekspansi sampai ke hutan-hutan dan dasar-dasar samudra serta gunung-gunung yanga tinggi.. kalau seekor semut bergotong royong mengangkat sejumput gula, maka semut itu tidak akan mengengok kanan-kiri meskipun tepat disebelahnya terdapat sejumput gula yang lain, tapi manusialah yang sibuk mengisi perutnya dengan produk-produk makanan dan sibuk bertopeng dengan kosmetik-kosmetik jelas sang Kyai.

* Dari Cak Nun dengan beberapa “adaptasi”

Jalan-jalan eh baru nyadar kalo hari ini hari jumat, lihat2 jam tangan udah jam sebelas siang, wah berarti bentar lagi udah saatnya diriku memenuhi panggilan untuk melaksanakan sholat jum’at sekalian mendengarkan khotbah tentunya.

Singkat kata sampailah diriku pada sebuah Masjid di salah satu kawasan di daerah Bandung kidul, sebelum masuk ke area Masjid, terlihat lalu lalang orang-rang yang saya pikir cukup banyak dan berjubel, alhasil akhirnya diriku tidak mendapatkan dapat tempat parkir di area Masjid, jadi ya parkirnya agak jauhan dikit (…ini parkir motor low ya.., aye belum punya mobil..), habis parkir jalan menuju Masjid….. wah ternyata banyak sekali orang-orang yang berjualan di samping kanan-kiri jalan menuju Masjid, mulai dari makanan sampai dengan aksesoris Henpun semuanya ada disitu.

Tiba-tiba jadi inget, padahal di hari-hari biasa, tempat itu tidak seramai pada hari Jumat (Pernah juga sholat di Mesjid itu pas hari-hari biasa… itu juga pas Mode tobat=”on”. hehehehe…), dan selidik punya selidik ternyata memang setiap hari jumat siang tempat itu menjadi pasar kaget. Wah…wah… tadinya ane pikir tempat itu rame karena banyaknya orang-orang yang mau melaksanakan sholat jumat, ternyata sebagian mereka datang ke tempat itu untuk berdagang….mmm… bukan maksudku untuk membandingkan sih…tapi klo katanya…( katanya lowh…aku juga blom pernah kesana soalnya), klo di Arab… setiap datang jam sholat maka pedagang beramai-ramai menutup tokonya masing-masing dan bergegas menuju ke Masjid untuk melaksanakan Sholat, tapi di sini malah justru orang-orang datang pada jam sholat (hanya hari jumat siang saja sih..) untuk membuka dagangannya…… sayangnya aku tidak melihat apakah pedagang itu ikut sholat jumat atau tidak, ya…tapi asumsiku sih mereka semua ikut sholat…Alhamdulillah kalo begitu…

Kalau begitu kita lihat nilai positifnya saja, semoga dengan adanya pedagang-pedagang tersebut perekonomian masyarakat bawah bisa berkembang…..amin.

Sorry kalo pake bahasa jawa… :D

Bunali pethuk Wonokairun lagi angon wedhus.

“Mbah, waduh wedhus sampeyan akeh yo ?” jare Bunali
“Yo lumayan ” jare si Mbah
“Pira kabehe, Mbah ?” takon Bunali maneh
“Sing putih apa sing ireng ?”
“Sing putih, wis”
“Selawe”‘
“Wik, cik akehe. Lha sing ireng?’”
“Padha…” jare Wonokairun ambek ngarit suket

Bunali takon maneh.

“Mangan sukete yo akeh pisan, Mbah..”
“Yo..”
“Pirang kilo mangane sakdina ?”
“Sing putih apa sing ireng ?”
‘Sing ireng, wis’
“Yo kira-kira limang kiloan”
“Lha sing putih?”
“Padha . . .”

Bunali bingung, la-apa lek ditakoni kok kudu mbedakna sing putih tah ireng, wong wangsulanne yo padha ae.

“Mbah, apa-a lek tak takoni perkara wedhusmu, sampeyan mesti leren takon sing putih tah sing ireng barang.
Padahal masiyo putih utawa ireng, wangsulanmu padha terus.
Sakjane ngono ana apa?”

“Ngene lho, sing putih iku wedhusku…”

“Lha sing ireng ?”

“Padha . . .”
——————————————————————————

John mengundang ibunya makan malam di apartemennya. Sewaktu makan, ibunya selalu memperhatikan betapa cantiknya teman se-apartemen anaknya John.

Sang ibu malah sudah lama memendam kecurigaan adanya hubungan istimewa antara John dan teman se-apartemennya dan oleh sebab itu menambah keinginantahuan sang ibu tentang hubungan anaknya itu. Hingga malam hari, sang ibu memperhatikan bagaimana kedua insan itu berinteraksi sang ibu mulai ber-tanya2 dalam hatinya ada apa dibalik hubungan John dan temannya itu yang tidak kasat mata.

Membaca pikiran sang ibu, John berkata,”Saya tahu apa yang ada dalam pikiran ibu, tetapi saya jamin, Julie dan saya hanyalah TEMAN BIASA saja.”

Satu minggu kemudian , Julie mengatakan pada John, “Sejak ibumu datang makan malam, saya tidak dapat lagi menemukan sendok perak kuah itu. Kau tidak akan mengira ibumu membawanya bukan.”

John berkata,”Aku meragukan hal itu, tetapi untuk memastikannya aku akanmenulis surat padanya.

Lalu John menulis suratnya sebagai berikut :
Ibu yang tercinta, Saya tidak mengatakan ibu “mengambil” sendok kuah dari apartemenku, dan saya juga tidak mengatakan ibu “tidak mengambil” sendok kuah itu. Tetapi faktanya adalah bahwa sendok kuah itu raib sejak ibu datang makan malam disini.

Beberapa hari kemudian John menerima surat dari ibunya yang berbunyi :
Puteraku sayang. Ibu tidak mengatakan kau “tidur” dengan Julie, dan ibu juga tidak mengatakan kau “tidak tidur” dengannya. Tetapi faktanya adalah bila ia tidur ditempat tidurnya sendiri,ia akan menemukan sendok kuah itu; Ibumu tercinta.

Pelajaran untuk hari ini —— “Jangan membohongi ibumu”

** diadopsi dari website tetangga…

Kopi……..     srrrrppppppptttt……….(sambil nyruput secangkir kopi hangant yang baru saja dibuat)

Bagi beberapa orang kopi merupakan “seorang teman” yang mampu menemani segala situasi ( termasuk saya), terutama bagi para perokok kopi tidak bisa lepas dari kehidupan (*sok tahu). Kopi hitam ataupun kopi yang dicampur cream memberikan sensasi kenikmatan yang berbeda-beda, namun begitu selera tiap-tiap penggemar kopilah yang pada akhirnya menentukan. Nah … bagi para penggemar kopi nieh ….. sedikit trik agar kopi yang kita buat bisa terasa selalu sedepppp.

1. Simpan kopi di tempat yang terlindung dari panas pada suhu kurang lebih celsius.

2. Jika pembuatan menggunakan coffee maker maka pastikan kondisi coffee maker dalam kondisi yang bersih dari sisa-sisa kopi sebelumnya, karena ini bisa mempengaruhi rasa kopi yang kita buat.

3. Pastikan menggunakan air yang berkualitas (tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa …:P) dan masaklah air sampai mendidih.

4. Takarlah kopi yang akan anda buat kedalam gelas dengan gula (ini salah satu yang mempengaruhi kesedapan kopi), dan jangan lupa menaruh serbuk kopi di atas gula, jangan dibawah gula, agar air yang mendidih yang kita tuang mengenai kopi terlebih dahulu dan serbuk kopi dapat larut dengan sempurna.

5. Jangan lupa menggunakan teknik adukan yang bagus, jangan mengaduk dengan memutar sedok pada gelas secara melingkar, tapi aduklah dengan arah maju mundur agar campuran lebih sempurna.

semoga trik diatas bisa membatu, sedikit bonus gambar bagi para penggemar kopi.

Source : kompas.com, bandung radio, skynews.com

Matematika bagi kebanyakan orang merupakan suatu momok mata pelajaran, terutama bagi pelajar (termasuk saya dulu). Sebenarnya kalau kita amati dalam kehidupan kita tidak bisa lapas dari manfaat ilmu matematika, termasuk dalam meramal berapa penghasilan kita bulan depan membutuhkan matematika. :D .

Namun sepertihalnya seni lukis, dalam matematika juga terdapat suatu seni yang kalau kita amati mungkin akan membuat jantung kita berdetak kagum. let’s check it out……


1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321


1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10= 1111111111


9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888


1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321

Sebuah pelajaran sederhana yang bisa diambil dari kehidupan antara seekor macan dan seekor kijang.

Pagi ini matahari muncul dengan sangat riangnya, melambaikan sinarnya menyapa dedaunan di padang rumput yang hijau yang sedang terlelap berselimut embun. Disaat yang sama bangunlah seekor kijang yang langsung berdiri dan dengan seketika langsung lari karena melihat matahari sudah memperlihatkan wajahnya dengan penuh, bukan karena takut kepada sang matahari tetapi sang kijang berfikir ” aku harus bangun sepagi mungkin, dan harus lari secepat-cepatnya. aku takut kalah bangun dengan sang macan sehingga aku nanti menjadi santapan paginya.”

Berselang se-persekian detik, bangun jugalah sang macan dan dengan seketika juga langsung berlari, bukan juga takut akan sang matahari tetapi sang macan juga berfikir “aku harus bangun sepagi mungkin dan harus lari secepatnya, karena kalau aku terlambat bangun dari si kijang aku tidak akan pernah mendapatkan sarapan pagiku”.

Begitulah kehiduapan antara kedua binatang itu setiap hari harus berusaha keras untuk dapat selalu mempertahankan hidup, nah….sekarang pelajaran yang bisa kita ambil adalah ( wedew…..kek trainer ajah aku)….saat ini kita tidak tahu kita ini sebagai “si kijang” atau sebagai “si macan”, kalau kita sebagai “si kijang” kita tidak berusaha kerja keras maka kita akan dimakan oleh “si macan”, dan kalau kita saat ini sebagai “si macan” dan tidak bekerja keras kita tidak akan mendapatkan santapan untuk kita makan.

satu hal yang pasti we’ll keep on fightin’ till the end, Kerja keras, Kerja cerdas, Kerja ikhlas.

Kalau kita jalan-jalan di sebuah tempat di daerah bandung selatan, tepatnya di daerah Cibaduyut tentu pandangan kita tidak akan lepas dari banyaknya pajangan-pajangan di etalase toko yang dipenuhi dengan sepatu. Banyak model sepatu yang kita temui di situ, mulai dari model A sampai model Z semuanya ada, begitu juga dengan harga yang ditawarkan, mulai dari yang murah sampai yang mahal.

Satu hal teringat oleh saya ketika melihat sepatu dengan harga yang sangat mahal ( bagi saya yang uangnya cuma pas-pasan). Semahal apapun harga sepatu itu, tetap saja nantinya dipakai untuk dikaki, namun banyak orang yang membeli sepatu yang mahal tidak dipakai di kaki melainkan dipakai di hati ( kok bisa gitu …). Begini maksudnya, ketika kita membeli sepatu yang mahal, maka sepatu tersebut akan kita rawat dengan sepenuh hati, tiap hari disemir, di-lap dan digosok sampai mengkilat, kita akan sangat bangga dan percaya diri ketika kita memakai sepatu tersebut, tanpa kita sadari kita telah memakai sepatu tersebut di hati kita. Nah untuk melihat apakah kita memakai sepatu untuk kaki atau untuk hati, berikut ini merupakan parameter yang perlu diperhatikan, yaitu :

1. Kalau kita kehilangan sepatu tersebut kita sakit hati.

2. Kalau kita melihat orang lain mempunyai sepatu yang lebih bagus kita iri hati.

3. Kalau kita memakai sepatu tersebut kita jadi tinggi hati.

4. Kalau kita tidak memakai sepatu tersebut kita rendah diri.

Nah kalau ciri-ciri diatas ada pada kita, maka kita harus segera untuk memeriksa apakah sepatu tersebut benar-benar untuk kaki atau untuk hati ????

Bila anda baik hati, orang mungkin akan menuduh anda egois, atau punya mau, namun demikian …. tetaplah berbuat baik.

Bila anda Sukses, anda tentu akan menemui orang-orang yang tidak bersahabat, dan musuh-musuh sejati anda, namun demikian … teruskan kesuksesan anda.

Bila anda Jujur dan tulus hati, orang mungkin akan menipu anda, namun demikian … tetaplah jujur dan tulus hati.

Hasil karya anda selama bertahun-tahun, mungkin bisa dihancurkan orang lain dalam waktu satu malam, namun demikian … tetaplah berkarya.

Kebaikan anda hari ini mungkin gampang dilupakan orang lain, namun demikian … tetaplah berbuat kebaikan.

Berikan yang terbaik dari diri anda, walaupun itu tidak akan memuaskan orang, meskipun demikian … tetaplah memberikan yang terbaik.

Dan pada akhirnya, semua ujung ini adalah bukan permasalahan antara anda dan mereka, tapi yang terpenting adalah antara anda dengan sang Khaliq.

Lama pisan saya tidak “ngeblog” , maklum sedang ngerjain tesis (nggaya….). Setelah bertapa selama beberapa bulan ini akhirnya sidang dimulai, lulus juga ….lega….

Bagi temen-temen yang sedang dilanda kebingungan karena akan mejalani sidang ( sidang akademik low ya…bukan sidang perceraian ), ada beberapa trik yang harus disiapkan diantaranya adalah :

1. Persiapkan slide presentasi secara bagus, alangkah baiknya bila disiapkan jauh-jauh hari sebelumnya.

2. Belajar, karena dengan belajar setidaknya dapat menghilangkan perasaan stress menjelang hari H. Bagian yang dipelajari tidak hanya bagian Bab III dan IV, tapi teori-teori dasar juga harus dipelajari. Karena biasanya Dosen penguji akan menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan teori dasar dulu sebelum masuk pada hasil penelitian. Nah ketika Dosen merasa teori dasar sudah dikuasai oleh sang mahasiswa maka Dosen akan segera menanyakan tentang hasil penelitian, jika pertanyaan tidak samapai pada hasil penelitian berarti Dosen menganggap mahasiswa belum menguasai teori dasar, dan “pembantaian” akan terus dilakukan di teori dasar.

3. Minumlah multivitamin, karena biasanya sebelum hari H, stress melanda dan gejalanya adalah males untuk makan, nah dari pada ntar jadi penyakit mending di doping dulu dengan multivitamin.

4. Yakinlah dengan apa yang sudah dikerjakan, yang penting PD, kalaupun pada akhirnya kita salah tapi yang penting harus PD duluan.

5. Berdoalah dengan khusuk…

Semoga dapat membantu.

Dari beberapa versi NS-2 yang yang sulit untuk diinstall adalah ns-allinone-2.28, untuk dapat menggunakan versi tersbut maka diperlukan patch yang berguna untuk menambah library gcc yang ada.

Pada saat instalasi ns-2, ketika menemui permasalahan seperti berikut :

xcp/xcpq.o(.text+0×48): In function `XCPQueue::init_vars()’:
xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::BWIDTH’
xcp/xcpq.o(.text+0×4e):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::BWIDTH’
xcp/xcpq.o(.text+0×904): In function `XCPQueue::do_on_packet_arrival(Packet*)’:
xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::BWIDTH’
xcp/xcpq.o(.text+0xa56):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::XCP_MAX_INTERVAL’
xcp/xcpq.o(.text+0xaaf):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::XCP_MAX_INTERVAL’
xcp/xcpq.o(.text+0xad5):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::XCP_MAX_INTERVAL’
xcp/xcpq.o(.text+0×130c): In function `XCPQueue::Te_timeout()’:
xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::BWIDTH’
xcp/xcpq.o(.text+0×13a1):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::ALPHA_’
xcp/xcpq.o(.text+0×13b2):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::BETA_’
xcp/xcpq.o(.text+0×13ca):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::GAMMA_’
xcp/xcpq.o(.text+0×1723):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::BWIDTH’
xcp/xcpq.o(.text+0×1729):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::BWIDTH’
xcp/xcpq.o(.text+0×1740):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::XCP_MIN_INTERVAL’
xcp/xcpq.o(.text+0×1746):xcpq.cc: undefined reference to `XCPQueue::XCP_MIN_INTERVAL’
xcp/xcp.o(.gnu.linkonce.t._ZN8XCPQueue12spread_bytesEb[XCPQueue::spread_bytes(bool)]+0×1f): In function `XCPQueue::spread_bytes(bool)’:
xcp.cc: undefined reference to `XCPQueue::BWIDTH’
xcp/xcp.o(.gnu.linkonce.t._ZN8XCPQueue12spread_bytesEb[XCPQueue::spread_bytes(bool)]+0×25):xcp.cc: undefined reference to `XCPQueue::BWIDTH’
collect2: ld returned 1 exit status

Untuk itu lakukan langkah sebagai berikut :

1. Download patch file ( bisa di download di sini )

2. Simpan ditempat instalasi ns-allinone-2.28

3. Setelah itu patch ns-allinone-2.28 dengan file tersebut, dengan perintah :

patch -p1 < ns228-gcc40.patch

4. Berdoalah supaya berhasil ………….That’s all.